BI Prediksi Penjualan Eceran Maret 2026 Tumbuh 9,3 Persen | IVoox Indonesia

April 15, 2026

BI Prediksi Penjualan Eceran Maret 2026 Tumbuh 9,3 Persen

Pasar-Grosir-Batik-SetoaPasar Grosir Batik Setono, Pekalonganno-Pekalongan-200326-Bay-6
Pengunjung memilih baju batik di Pasar Grosir Batik Setono, Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/agr

IVOOX.id – Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja penjualan eceran pada Maret 2026 diperkirakan tetap tumbuh. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2026 yang diprakirakan tumbuh sebesar 2,4 persen (yoy).

"Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan penjualan kelompok suku cadang dan aksesori, kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta kelompok barang budaya dan rekreasi," kata Denny dalam siaran pers Senin (13/4/2026).

Secara bulanan, penjualan eceran pada Maret 2026 diprakirakan tumbuh sebesar 9,3 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026 sebesar 4,1 persen (mtm).

Peningkatan tersebut kata ia didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama kelompok peralatan informasi dan komunikasi, kelompok bahan bakar kendaraan bermotor, dan subkelompok sandang.

"Sejalan dengan peningkatan permintaan rumah tangga selama periode perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 H," katanya.

Pada Februari 2026, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 6,5 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan IPR Januari 2026 sebesar 5,7 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan penjualan pada mayoritas kelompok.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2026 tumbuh sebesar 4,1 persen (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada pada fase kontraksi sebesar 2,7 persen (mtm).

Peningkatan tersebut didukung oleh kinerja penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang sejalan dengan kenaikan permintaan masyarakat saat periode Ramadan.

0 comments

    Leave a Reply